SerialSosmed - Sering muncul dalam acara TV yang berupa penyegaran rohani kristiani, siapa yang tak pernah lihat John Hartman.
Ia adalah seorang tokoh publik ternama Tanah Air yang memiliki nama lengkap Rev John Hartman.
Pada Selasa (21/3/17) kemarin John Hartman dikabarkan telah meninggal dunia.
Awalnya, kabar duka tersebut diperoleh dari sebaran postingan akun Tuhan Yesus Juruselamat Dunia di Facebook.
Kabar duka tersebut sangat mengejutkan publik terlebih bagi orang-orang yang sering mendengar khotbahnya.
Karena sering muncul di stasiun televisi RCTI sosoknya sangat lekat dengan acara Penyegaran Rohani Kristen Protestan.
Sosoknya yang melegenda ternyata sama dengan kisah hidupnya terdahulu saat masih hidup.
Berikut ini kami rangkum fakta-fakta tentangnya.
1. Pendiri Gospel Overseas Studio atau GO Studio (pelayanan media televisi kristen pertama di Indonesia).
John Hartman memulai pelayanan di Placerville, California sejak 1976.
Ia juga mendirikan beberapa stasiun televisi lokal, dan aktif mengadakan KKR-KKR di seluruh dunia.
2. Pernah menjadi seorang detektif dan seorang Bodyguard artis
Sebelum pertobatannya, Rev. Hartman bekerja sebagai seorang detektif di LBPD (Long Beach Police Department, California)
Dalam pekerjaannya sebagai detektif, banyak hal-hal berbahaya yang beliau alami.
Ia juga pernah menjadi bodyguard dari penyanyi-penyanyi terkenal masa itu, satu diantaranya adalah Elvis Presley dan Michael Landon.
Latar belakang beliau inilah yang membuatnya menjadi seorang pribadi yang keras.
3. Pendidikannya adalah kampus khusus Alkitab
Rev John Hartman menyelesaikan pendidikan di sebuah kampus yang mempelajari tentang Buku Suci Kristen, Alkitab.
Ia menyelesaikan pendidikan di Rhema Bible College, dan dalam praktiknya langsung pelayanan ke berbagai daerah di Amerika Serikat.
4. Kisah tutup usianya yang mengharukan.
Hartman melakukan KKR di sebuah acara di Kabupaten Salak bersama dengan istrinya Mary Hartman, cucunya Anthony Ingram, dan Penterjemah Marie Tambingon.
Sebelum ia menutup KKR tersebut ia sempat meminta seorang gadis yang ragu menikah untuk naik ke atas panggung.
Akhirnya wanita itu diurapi dan mendapatkan urapan roh kudus setelah itu ia menangis dan bercucuran air mata.
Saat acara selesai Hartman secara fisik terlihat semakin menurun, tetapi niatannya untuk tetap melayani luar biasa dahsyat.
Sehingga, ia diurapi Tuhan dan mendapat karunia untuk KKR terakhir kalinya.
5. Sempat terkena penyakit paru-paru kronis.
Sebelum ia mulai pelayanannya dan menjamah umat di seluruh pelosok negeri, sosoknya punya sejarah penyakit yang luar biasa.
Ia menderita kanker paru-paru akut yang luar biasa hebat, bahkan sempat membuatnya sangat lemah dan ingin mati saja.
Setelah ia merasakan Tuhan menjamah hatinya, ia berubah menjadi seorang pribadi yang 180 derajat berbeda.
Tepatnya ia berubah menjadi sosok yang luntur dari sifat kerasnya karena latar belakang kehidupannya terdahulu.
Hartman menyerahkan sepenuh hidupnya untuk melayani Tuhan-nya, sampai ia menghembuskan nafas terakhir.





